3 Pembalap Indonesia Satu Titik Start yang Sama di GP Spanyol 2026

Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa, Veda Pratama dan Mario Aji
Add as preferred source on Google

Menit.co.id – Ajang Grand Prix Spanyol 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez pada Minggu (26/4/2026) menghadirkan cerita menarik dari tiga wakil Tanah Air di kelas berbeda.

Ketiganya sama-sama memulai balapan dari posisi ke-17 di kelas masing-masing, menghadirkan rangkaian drama, kejutan, hingga capaian positif yang mencuri perhatian publik balap dunia.

Momen ini kembali menegaskan bahwa pembalap Indonesia start urutan 17 bukan menjadi penghalang untuk tampil kompetitif di level internasional.

Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah di Rookies Cup

Di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026, Indonesia menurunkan pembalap muda berbakat, Muhammad Kiandra Ramadhipa, yang masih berusia 16 tahun. Ia memulai balapan dari posisi ke-17 di Sirkuit Jerez.

Sebelumnya pada balapan pertama, Sabtu (25/4), Kiandra finis di posisi ke-9. Namun pada balapan kedua, ia tampil jauh lebih impresif. Dari posisi start ke-17, ia perlahan merangkak naik dengan konsistensi tinggi hingga memasuki fase akhir lomba.

Pada lap terakhir, Kiandra menunjukkan kecerdikan strategi. Ia melihat ruang kosong di sisi kanan lintasan setelah sejumlah pembalap di depannya melakukan manuver ke kiri di tikungan terakhir. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan dengan sempurna.

“Di lap terakhir, saya melihat saya mendapatkan ruang di sektor terakhir. Sebelum tikungan terakhir, saya melihat pembalap di depan saya melakukan manuver ke kiri, saya kemudian berpikir untuk bermanuver ke ruang kosong di kanan,” ujar Kiandra.

Ia kemudian menjaga momentum tanpa melakukan pengereman berlebihan hingga berhasil menyelesaikan balapan dengan sempurna. Hasilnya, Kiandra keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 25 menit 48,363 detik, mengungguli Ethan Sparks dari Inggris dan Alejandra Fernandez dari Spanyol.

Dalam prosesnya, pembalap Indonesia start urutan 17 ini berhasil membalikkan keadaan secara dramatis dan meraih kemenangan perdana di ajang Rookies Cup.

Veda Ega Pratama Tembus Enam Besar Moto3

Di kelas Moto3, Indonesia juga diwakili Veda Ega Pratama yang turut memulai balapan dari posisi ke-17 akibat kendala pada sesi kualifikasi.

Meski tidak naik podium, Veda menunjukkan performa yang solid. Dengan gaya balap tenang dan konsisten, ia perlahan memperbaiki posisi hingga bersaing di grup depan. Bahkan, ia sempat menembus posisi kelima sebelum akhirnya finis di urutan keenam.

Balapan Moto3 dimenangi pembalap tuan rumah Max Quiles yang tampil dominan sejak awal. Posisi kedua ditempati Adrian Fernandez, sementara David Muñoz melengkapi podium di posisi ketiga.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Veda yang sebelumnya sempat naik podium di Brasil namun mengalami kendala di seri Amerika Serikat. Tambahan poin dari Jerez membuatnya tetap bersaing di klasemen sementara Moto3 2026.

Antusiasme publik Indonesia juga terlihat melalui kegiatan nonton bareng di Jakarta, yang diinisiasi komunitas pecinta balap bersama Red Bull Blue & Silver. Sorakan penonton semakin riuh saat Veda berhasil melakukan beberapa overtake penting di tengah persaingan ketat.

Mario Suryo Aji Alami Insiden di Moto2

Sementara itu di kelas Moto2, Mario Suryo Aji juga memulai balapan dari posisi ke-17. Ia menunjukkan determinasi tinggi sejak awal lomba dengan beberapa manuver agresif yang berhasil memperbaiki posisinya.

Dalam waktu singkat, Mario mampu naik ke posisi ke-14, lalu sempat berada di urutan ke-12 pada lap kedelapan. Performanya menunjukkan peningkatan signifikan dalam menghadapi persaingan ketat di grup tengah.

Namun nasib kurang beruntung harus dialami Mario. Saat balapan menyisakan tiga lap, ia mengalami kecelakaan di tikungan 11 pada lap ke-18. Insiden tersebut terjadi ketika ia tengah berusaha keras memperbaiki posisi.

Sebelum terjatuh, Mario sempat berada di posisi ke-16 dan masih memiliki peluang untuk menambah perolehan poin. Meski gagal finis, performanya tetap dinilai positif karena menunjukkan peningkatan kecepatan dan keberanian dalam duel lintasan.

Tiga Pembalap Indonesia, Satu Titik Start yang Sama

Menariknya, ketiga wakil Indonesia di kelas berbeda sama-sama mengawali balapan dari posisi ke-17 di Jerez. Fenomena ini kembali mempertegas cerita bahwa pembalap Indonesia start urutan 17 bukan menjadi hambatan untuk bersaing di level dunia.

Dari kemenangan dramatis Kiandra di Rookies Cup, konsistensi Veda di Moto3, hingga perjuangan keras Mario di Moto2, Grand Prix Spanyol 2026 menjadi panggung penting bagi perkembangan talenta balap Indonesia.

Dengan hasil ini, harapan terhadap pembalap muda Indonesia semakin besar untuk terus bersaing di level tertinggi kejuaraan dunia motor sport.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Exit mobile version