Ahn Hye-jin Terjerat Kasus DUI, Karier dan Kontrak Bisa Terdampak Berat

Ahn Hye-jin Terjerat Kasus DUI

Menit.co.id – Kasus yang melibatkan setter GS Caltex, Ahn Hye-jin, tengah menjadi sorotan besar di dunia bola voli Korea Selatan setelah dirinya diduga terlibat dalam pelanggaran lalu lintas akibat mengemudi dalam keadaan mabuk. Insiden ini terjadi pada tanggal 16 dan kini telah memasuki tahap penyelidikan kepolisian, meski rincian kadar alkohol dalam darah maupun kondisi saat kejadian belum diungkap secara resmi.

Nama Ahn Hye-jin kini berada dalam posisi yang sulit setelah pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa ia telah diperiksa terkait dugaan driving under influence (DUI). Situasi ini berpotensi memberikan dampak serius terhadap karier profesionalnya, baik di level klub maupun tim nasional.

Federasi Bola Voli Korea (KOVO) dipastikan akan mengambil langkah tegas dengan menggelar rapat komite penghargaan dan hukuman pada awal pekan depan untuk menentukan sanksi yang akan dijatuhkan kepada Ahn Hye-jin. Berdasarkan regulasi yang berlaku, pelanggaran seperti kekerasan, perjudian, hingga DUI termasuk dalam kategori berat yang diatur dalam Pasal 10 ayat (1), dengan ancaman hukuman mulai dari peringatan hingga pemecatan, serta denda lebih dari 5 juta won.

Dalam penentuan sanksi terhadap Ahn Hye-jin, KOVO akan mempertimbangkan berbagai aspek seperti tingkat konsumsi alkohol, apakah terjadi kecelakaan, serta status dan kontribusi atlet yang bersangkutan. Namun demikian, banyak pihak menilai bahwa peluang untuk lolos dari hukuman berat sangat kecil mengingat sifat pelanggaran yang terjadi.

Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan pun beragam, mulai dari pembatasan partisipasi pertandingan, penangguhan status atlet, hingga pemecatan dari kompetisi profesional. Situasi ini membuat masa depan Ahn Hye-jin di dunia voli profesional menjadi tidak pasti.

Tidak hanya di level klub, posisi Ahn Hye-jin di tim nasional Korea Selatan juga terancam. Ia sebelumnya masuk dalam daftar 18 pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 April di Jincheon National Training Center, Provinsi Chungcheong Utara. Namun, dengan adanya kasus ini, peluangnya untuk bergabung dalam skuad nasional diperkirakan akan dibatalkan.

Regulasi Federasi Voli Korea mengenai seleksi tim nasional juga menyebutkan bahwa atlet yang terlibat kasus DUI dan dikenai denda di bawah 5 juta won dapat dilarang memperkuat tim nasional hingga dua tahun, tergantung pada keputusan akhir komite. Hal ini semakin mempersempit peluang Ahn Hye-jin untuk kembali ke level internasional dalam waktu dekat.

Di sisi lain, karier klubnya juga ikut terdampak. Ahn Hye-jin sebelumnya baru saja membawa GS Caltex meraih gelar juara musim ini dan berstatus sebagai pemain free agent (FA). Namun, dengan kasus yang mencuat, peluangnya untuk mendapatkan kontrak besar atau “jackpot contract” diprediksi akan menurun drastis.

Sementara itu, melalui akun media sosialnya, Ahn Hye-jin telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia mengakui kesalahannya dan menegaskan bahwa tindakannya merupakan kesalahan pribadi tanpa alasan pembenaran. Ia juga menyampaikan penyesalan mendalam atas kegaduhan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Exit mobile version