Menit.co.id – Brondby kembali gagal memetik kemenangan penting dalam upaya mengejar AGF dan Sonderjyske di Danish Superliga setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol di kandang sendiri melawan Sonderjyske di Kopenhagen, Minggu malam.
Pertandingan Brondby vs Sonderjyske lebih menekankan intensitas daripada kreativitas, sehingga penonton tak banyak disuguhkan aksi menawan. Kedua tim berbagi poin melalui skor 0-0 yang membosankan namun kompetitif.
Sonderjyske memiliki peluang terbesar dalam laga ini, namun Patrick Pentz di gawang Brondby tampil sigap dan menggagalkan semua percobaan lawan.
Brondby sendiri kesulitan menemukan ritme permainan, sementara kesempatan yang muncul lewat Emmanuel Dennis dan Jacob Ambæk sia-sia. Hingga saat ini, Brondby belum mencetak gol di tahun 2026 dalam tiga pertandingan Superliga.
Sonderjyske membuka pertandingan dengan performa baik dan nyaris memimpin lebih dulu ketika sundulan Lirim Qamili menghantam mistar gawang.
Tim tamu juga menciptakan peluang terbaik babak pertama lewat serangan balik, saat Matthew Hoppe menerima bola di kotak Brondby, namun lagi-lagi Pentz menggagalkan tembakan jarak dekatnya.
Masuk babak kedua, masalah pembangunan serangan Brondby masih berlanjut. Emmanuel Dennis mencoba menguji kiper lawan dengan tembakan jarak jauh, namun kontrol permainan tetap berada di tangan Sonderjyske.
Kedua tim melakukan banyak kesalahan dalam operan dan permainan cenderung terhenti akibat tendangan bebas dan set-piece yang panjang.
Pentz terus menjadi penyelamat Brondby, sementara peluang terbaik tuan rumah datang dari aksi Ambaek yang menembakkan bola melengkung tapi melebar tipis dari sasaran.
Kedua tim sebenarnya telah memastikan tempat di babak play-off juara sebelum pertandingan ini, berkat hasil-hasil lain di putaran tersebut, sehingga laga Brondby vs Sonderjyske lebih bersifat formalitas daripada penentu klasemen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
