Dony Tri Pamungkas Dilirik Legia Warszawa, Raksasa Polandia Pantau Bek Persija

Avatar photo
Legia Warszawa Dony Tri Pamungkas

Menit.co.id – Bek muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, dikabarkan masuk radar klub besar Polandia, Legia Warszawa, yang tengah memantau perkembangan sang pemain dalam beberapa bulan terakhir.

Kabar ketertarikan tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun Markaj News di platform X. Dalam laporannya, akun tersebut menyebut bahwa klub asal ibu kota Polandia itu serius mengamati performa pemain berusia 21 tahun tersebut.

“Eksklusif, bek Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, tengah dipantau tim asal Polandia, Legia Warszawa,” tulis Markaj News.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa nama Dony sudah berada dalam daftar pantauan klub tersebut cukup lama, disertai estimasi nilai transfer yang diperkirakan mencapai sekitar 250.000 euro jika kesepakatan benar-benar terjadi.

“Menurut sumber, pemain berusia 21 tahun itu telah masuk dalam daftar pantauan klub Polandia tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Laporan menunjukkan bahwa kesepakatan sekitar 250.000 euro akan dibutuhkan,” lanjut laporan itu.

Apabila transfer ini terwujud, Dony Tri Pamungkas berpotensi mengikuti jejak pemain Indonesia lain yang pernah merumput di Polandia, seperti Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Keduanya sebelumnya pernah memperkuat klub Lechia Gdansk dan menjadi pionir pemain Indonesia di kompetisi Eropa Timur tersebut.

Performa konsisten Dony bersama Persija Jakarta disebut menjadi alasan utama minat klub tersebut. Pihak pemantau dari Legia Warszawa dikabarkan terus mengamati kontribusi sang bek dalam berbagai pertandingan domestik.

Profil Singkat Legia Warszawa

Klub yang dikaitkan dengan Dony Tri Pamungkas ini merupakan salah satu tim paling bersejarah di Polandia. Pada musim 2025–2026, performa mereka belum terlalu stabil. Hingga pekan ke-29, klub ini berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 37 poin.

Rinciannya, mereka meraih delapan kemenangan, 13 hasil imbang, dan delapan kekalahan. Posisi tersebut membuat mereka hanya unggul tipis dari zona bawah klasemen, dengan selisih tiga poin dari Arka Gdynia yang berada di peringkat ke-16 dengan 34 poin.

Meski demikian, Legia Warszawa tetap dikenal sebagai klub tersukses di Polandia. Mereka tercatat telah meraih 15 gelar Liga Polandia serta menjadi pemegang rekor juara Piala Polandia terbanyak dengan 21 trofi.

Dalam sejarah persaingan domestik, mereka bersaing dengan Ruch Chorzow dan Gornik Zabrze yang masing-masing mengoleksi 14 gelar liga. Namun, Ruch saat ini bermain di divisi dua, sedangkan Gornik masih berusaha mengejar gelar pertama sejak musim 1987–1988.

Menariknya, Legia sebenarnya berpotensi memiliki 16 gelar liga jika tidak terjadi pembatalan gelar musim 1992–1993 akibat skandal pengaturan skor. Pada musim tersebut, gelar akhirnya diberikan kepada Lech Poznan yang kala itu dilatih Henryk Apostel. Lech Poznan sendiri kini telah mengoleksi sembilan gelar liga.

Sejarah Panjang Klub Militer Polandia

Didirikan pada tahun 1916, Legia Warszawa memiliki sejarah panjang yang erat dengan dunia militer. Klub ini lahir dari para legiuner Marsekal Jozef Pilsudski yang bertempur di Front Timur pada Perang Dunia I.

Julukan “Wojskowi” atau “Legionisci” melekat karena latar belakang militer tersebut. Pada masa perang, ketika wilayah Polandia terpecah, klub olahraga menjadi simbol identitas nasional, dan Legia menjadi salah satu yang paling menonjol meski masih berskala lokal.

Sebagian besar pemain awalnya merupakan pemain terlatih dari klub lain seperti Lechia, Pogon, Czarni, Cracovia, hingga Wisla Krakow sebelum perang.

Butuh sekitar empat dekade bagi mereka untuk menjadi kekuatan besar di Polandia, hingga akhirnya meraih gelar liga pertama pada musim 1954–1955 dan kembali juara pada musim berikutnya, sekaligus meraih Piala Polandia di periode yang sama.

Periode kejayaan berlanjut pada akhir 1960-an dengan gelar back-to-back musim 1968–1969 dan 1969–1970. Setelah itu, klub ini sempat mengalami penantian panjang hingga kembali juara pada 1993–1994 dan 1994–1995.

Memasuki era modern, dari tahun 2000 hingga saat ini, Legia menambah sembilan gelar liga, termasuk hattrick juara pada 2012–2013, 2013–2014, dan 2014–2015. Gelar terakhir mereka diraih pada musim 2020–2021.

Jika transfer ke Legia Warszawa benar-benar terjadi, ini akan menjadi langkah besar dalam karier Dony Tri Pamungkas, sekaligus membuka peluangnya merasakan atmosfer kompetisi Eropa di salah satu klub paling bersejarah di Polandia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News