Menit.co.id – Hari perempat final Porsche Tennis Grand Prix menghadirkan perubahan besar pada jalannya turnamen setelah dua unggulan teratas tersingkir dalam laga-laga penuh kejutan di Porsche Arena yang dipadati penonton.
Sorotan utama tertuju pada kejutan yang dibuat Mirra Andreeva saat menyingkirkan Iga Swiatek, serta kebangkitan sang juara bertahan Elena Rybakina yang berhasil menjaga asa meraih gelar kedua di Stuttgart sekaligus membuka peluang memperebutkan hadiah utama berupa Porsche 911 Carrera S Cabriolet.
Sepanjang lebih dari sembilan jam pertandingan kelas dunia, para penonton disuguhi drama tenis dengan intensitas tinggi.
Laga pembuka mempertemukan Elina Svitolina melawan Linda Noskova yang berlangsung ketat. Petenis Ukraina unggulan keempat itu akhirnya menang 7-6(2), 7-5 dalam duel yang nyaris seimbang sejak awal.
Svitolina tampil solid dengan servis yang sangat efektif, mencatat 11 ace tanpa satu pun double fault. Ia menegaskan bahwa beberapa poin kunci menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut dan mengantarkannya ke semifinal turnamen Stuttgart untuk kedua kalinya setelah 2021.
Pertandingan berikutnya menghadirkan kejutan lain ketika Karolina Muchova sukses menyingkirkan Coco Gauff. Petenis asal Ceko itu menang 6-3, 5-7, 6-3 setelah pertarungan selama 2 jam 23 menit.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Muchova atas Gauff setelah enam kekalahan sebelumnya. Ia mengaku hasil tersebut merupakan buah dari evaluasi taktik bersama timnya yang akhirnya membuahkan hasil positif di lapangan.
Kejutan terbesar terjadi ketika Mirra Andreeva kembali menunjukkan performa luar biasa dengan mengalahkan Iga Swiatek 3-6, 6-4, 6-3.
Petenis muda berusia 18 tahun itu mencatat kemenangan ketiganya secara beruntun atas juara Stuttgart dua kali tersebut.
Dengan hasil ini, Andreeva memperpanjang rekor kemenangannya menjadi tujuh laga berturut-turut setelah sebelumnya menjuarai turnamen di Linz.
Ia menegaskan kepercayaan dirinya sedang berada di puncak dan mampu membalikkan keadaan kapan saja selama pertandingan berlangsung.
Pada laga penutup yang penuh ketegangan, Elena Rybakina menunjukkan mental juara saat menghadapi Leylah Fernandez.
Setelah kehilangan set pertama lewat tie-break, Elena Rybakina bangkit dan memaksakan pertandingan hingga set ketiga.
Bahkan dalam situasi kritis, ia sempat menyelamatkan match point sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-7(5), 6-4, 7-6(6) melalui pukulan forehand yang menentukan.
Juara bertahan tersebut mengakui awal pertandingan tidak berjalan sesuai rencana, namun ia berhasil menemukan ritmenya secara perlahan.
Kemenangan dramatis ini membuat peluang Elena Rybakina untuk kembali meraih gelar di Stuttgart tetap terbuka lebar.
Dalam pernyataannya, ia menyebut bahwa dirinya sangat senang bisa menyelesaikan pertandingan yang sulit tersebut dan tetap bertahan di turnamen.
Dengan hasil ini, Elena menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar, sekaligus menjaga ambisinya untuk kembali mengangkat trofi di Porsche Arena.
Performa konsisten dan mental bertanding yang kuat menjadikan Elena tetap menjadi sorotan utama dalam persaingan menuju babak semifinal turnamen bergengsi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
