Menit.co.id – Tiga Perumda di Jakarta, yakni Perumda Pasar Jaya, Perumda Dharma Jaya, dan PT Food Station Tjipinang (Food Station), kembali membuka layanan pangan bersubsidi untuk Tahun Anggaran 2026. Program ini menjadi upaya Pemprov DKI Jakarta membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Melalui program ini, penerima manfaat dapat membeli komoditas seperti beras, telur, daging ayam, daging sapi, ikan, hingga susu UHT dengan harga subsidi. Namun, program ini terbatas untuk kategori tertentu, termasuk pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.
Untuk menghindari antrean panjang di lokasi, sistem pendaftaran dilakukan secara daring. Warga wajib memiliki tiket atau barcode antrean sebelum datang ke gerai penebusan. Inilah sebabnya informasi soal antrian KJP sangat penting bagi penerima manfaat yang ingin memastikan kuota mereka tidak habis.
Syarat Penerima Program KJP Sembako Bersubsidi
Program pangan bersubsidi DKI Jakarta menargetkan penerima tertentu. Berdasarkan informasi resmi pemerintah dan mitra penyedia, kelompok yang berhak mengikuti antrian KJP sembako meliputi:
- Penerima KJP Plus
- Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) dengan penghasilan maksimal 1,1 kali UMP
- Lansia dan penyandang disabilitas yang terdaftar serta tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar
- Penerima Kartu Anak Jakarta dan Kartu Pekerja Jakarta
- Penghuni rumah susun sesuai ketentuan perangkat daerah terkait
- Kader PKK yang terdaftar
- Guru non-PNS dan tenaga kependidikan non-PNS dengan penghasilan maksimal 1,1 kali UMP
Setiap penerima manfaat wajib memastikan namanya terdaftar sesuai sistem verifikasi pemerintah sebelum mendaftar antrean.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Sebelum mendaftar tiket antrean online, persiapkan dokumen berikut:
- KTP asli sesuai NIK
- Kartu Keluarga (KK)
- Kartu KJP Plus atau kartu penerima manfaat sesuai kategori
- Nomor kartu ATM (untuk beberapa pendaftaran Pasar Jaya)
- Barcode atau tiket antrean hasil pendaftaran online
Dokumen ini wajib dibawa saat verifikasi di lokasi pengambilan.
Cara Daftar Antrian KJP Sembako Secara Online 2026
Setiap Perumda memiliki sistem pendaftaran berbeda:
1. Dharma Jaya
- Pendaftaran melalui https://antreanpangsub.dharmajaya.co.id mulai pukul 06.00 WIB H-1.
- Isi formulir dengan NIK, nomor KK, dan nomor KJP.
- Simpan nomor antrean sebagai bukti.
- Bantuan teknis: WhatsApp 0858-1438-4629.
2. Pasar Jaya
- Dua link pendaftaran: https://antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id (07.00 WIB) dan https://ots.pasarjaya.co.id (14.00–17.00 WIB).
- Pilih wilayah, lokasi pengambilan, dan isi data KJP, KK, NIK, tanggal lahir.
- Unduh atau cetak tiket antrean.
- Bantuan teknis: WhatsApp 0856-111-7008 / 0811-953-0063.
3. Food Station
- Pendaftaran mulai 16.00 WIB melalui https://pmb.foodstation.co.id
H-1. - Isi data diri, NIK, KK, kartu penerima manfaat.
- Simpan barcode hasil pendaftaran untuk ditunjukkan saat pengambilan.
- Bantuan teknis: WhatsApp 0821-3700-1200.
Ketentuan Pengambilan Sembako
- Dharma Jaya: satu NIK satu kali pendaftaran per hari, maksimal lima kali sebulan, wajib membawa KTP, KK, dan kartu KJP.
- Pasar Jaya: pengambilan H+1, anak di bawah 12 tahun disarankan tidak ikut, tidak diperkenankan menjual kembali sembako.
- Food Station: pendaftaran H-1, wajib membawa barcode, KTP, dan KK, layanan gratis tanpa pungutan liar.
Waktu Pendaftaran Antrian KJP
- Pasar Jaya: 01.00 WIB (link pertama) dan 14.00 WIB (link kedua)
- Dharma Jaya: 06.00–21.00 WIB
- Food Station: 16.00 WIB
Kuota tiket terbatas, jadi semakin cepat mendaftar, semakin besar peluang mendapatkan antrean.
Tips Agar Menang Tiket Antrian KJP
- Siapkan semua data sebelum pendaftaran dimulai agar cepat saat mengisi formulir.
- Buka laman pendaftaran lebih awal 10–15 menit sebelum waktu resmi.
- Tempel data yang sudah disiapkan begitu pendaftaran dibuka, gunakan koneksi stabil.
- Jangan menyerah jika gagal di percobaan pertama, karena kadang kuota tambahan dibuka.
Program pangan bersubsidi Pemprov DKI Jakarta membantu ribuan keluarga memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Dengan sistem online, proses lebih tertib meski persaingan tiket semakin ketat.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













