Menit.co.id – Sebuah mobil pickup tangguh baru saja terlihat parkir megah di kantor PT Agrinas Pangan Nusantara, Cawang, Jakarta Timur.
Kendaraan yang menjadi sorotan tersebut adalah Mahindra Scorpio Pikup, yang kini digadang-gadang memiliki kemampuan istimewa untuk menenggak biodiesel dengan campuran hingga B50.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengungkapkan bahwa mobil ini telah melalui serangkaian proses modifikasi spesifik.
Tujuannya adalah agar kendaraan tersebut sanggup mengonsumsi biosolar hingga kadar B50, meskipun standar emisi yang dibawa oleh mobil pickup tersebut sebenarnya masih berada di level Euro4.
“Spesifikasinya memang Euro4, kemudian pihak kami menambahkan lagi komponen filternya supaya bisa mengonsumsi solar-solar yang kualitasnya mungkin di bawah standar umum,” jelas Joao seperti dikutip dari laporan detikOto di Cawang, Jakarta Timur.
Menurut Joao, keberadaan tambahan sistem filtrasi ini menjadi solusi krusial untuk menjaga ketahanan mesin. Hal ini diperlukan mengingat mesin bertenaga common rail yang sangat sensitif agar tidak mengalami gangguan teknis saat bertemu dengan bahan bakar berkualitas rendah atau bio-diesel dengan campuran nabati yang tinggi.
“Dan ini sudah cukup aman untuk digunakan. Meskipun standarnya Euro 4 dan memakai sistem common rail, tapi tetap bisa konsumsi BBM jenis B30, B20, sampai B50 masih sangat bisa diandalkan,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Yang menarik untuk dicatat, Joao menuturkan bahwa penyesuaian teknis ini bukan sekadar hasil modifikasi bengkel biasa belaka. Melainkan, ini merupakan adopsi teknologi yang ia pantau langsung prosesnya di pabrik untuk kendaraan-kendaraan berukuran besar.
“Ada tambahan filter spesial, kemarin saya lihat langsung di pabriknya yang mengolah mobil-mobil besar, di sana dia ada tambahan komponen, jadi solar yang kualitasnya jelek pun bisa menjadi bagus,” tambahnya melanjutkan penjelasan.
Selain ketangguhan mesin dalam meminum solar yang kerap dianggap ‘murah’, Mahindra Scorpio Pikup ini juga dipersiapkan secara matang untuk melibas medan off-road ekstrem. Kondisi medan demikian memang menjadi habitat aslinya di sektor perkebunan atau pertambangan yang menantang.
Dari segi kaki-kaki, mobil ini diklaim memiliki fleksibilitas tinggi untuk disesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan. Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah fleksibilitas dalam pengaturan ketinggian bodi kendaraan.
“Sistem suspensi ini adjustable atau bisa diatur ketinggiannya, sehingga mampu naik 15 cm lagi untuk menyesuaikan kontur tanah yang sulit,” pungkas Joao.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













