Kebakaran Mobil Listrik Teluk Gong, 5 Orang Tewas: Begini Kisahnya

Avatar photo
Kebakaran Mobil Listrik Teluk Gong
Add as preferred source on Google

Menit.co.id – Peristiwa tragis kembali mengguncang kawasan padat penduduk di Jakarta Utara setelah insiden kebakaran mobil listrik Teluk Gong yang menelan lima korban jiwa terjadi pada Kamis malam, 18 Desember 2025.

Peristiwa ini menjadi salah satu catatan kelam di akhir tahun 2025 karena melibatkan ledakan kendaraan listrik yang tengah dalam proses pengisian daya di dalam rumah warga.

Kejadian bermula sekitar pukul 20.13 WIB di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Lopis, Teluk Gong, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan.

Suasana malam yang semula tenang berubah menjadi kepanikan ketika api tiba-tiba muncul dari dalam bangunan dan dengan cepat membesar.

Dugaan awal menyebutkan bahwa sumber api berasal dari korsleting listrik pada mobil listrik yang sedang diisi ulang daya.

Peristiwa kebakaran mobil listrik Teluk Gong tersebut kemudian berkembang menjadi ledakan yang tidak hanya melahap kendaraan, tetapi juga menyambar berbagai material mudah terbakar di sekitarnya.

Api diketahui dengan cepat menjalar ke bagian dalam rumah karena terdapat bahan seperti thinner, cat, serta sejumlah material industri rumah tangga yang mempercepat penyebaran kobaran api.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Gatot Sulaiman, menjelaskan bahwa sebelum insiden terjadi, pemilik rumah sedang melakukan pengisian daya kendaraan listrik miliknya di dalam rumah.

Menurutnya, terjadi gangguan kelistrikan yang kemudian memicu ledakan pada kendaraan tersebut.

Ia menuturkan bahwa setelah ledakan terjadi, api langsung membesar dan sulit dikendalikan karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam rumah.

Kondisi tersebut membuat api tidak hanya menghanguskan satu bangunan, tetapi juga merambat ke rumah-rumah di sekitarnya yang berada dalam jarak sangat berdekatan.

Warga sekitar sempat berusaha melakukan pemadaman secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun upaya tersebut tidak mampu menahan laju api yang terus membesar dan semakin sulit dikendalikan.

Kepadatan permukiman juga membuat akses menuju titik kebakaran menjadi sangat terbatas.

Dalam insiden kebakaran mobil listrik Teluk Gong ini, tidak hanya satu rumah yang terdampak. Tercatat satu rumah kosong serta dua rumah warga lain yang difungsikan sebagai tempat usaha toko daring ikut hangus terbakar akibat perambatan api yang cepat dan tidak terkendali.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung cukup lama karena petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Selain akses jalan yang sempit dan bersekat, di dalam bangunan juga ditemukan berbagai bahan berbahaya dan mudah terbakar seperti bahan kimia thinner, cat, biji plastik, serta tumpukan kertas yang memperlambat proses penanganan api.

Setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya, petugas melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Hasilnya, ditemukan lima korban dalam kondisi meninggal dunia di dalam bangunan yang terbakar hebat tersebut.

Para korban terdiri dari seorang perempuan berusia 56 tahun berinisial B, seorang pria berusia 70 tahun berinisial TAM, perempuan muda berinisial NTL berusia 24 tahun, seorang anak perempuan berinisial GSL yang masih berusia 7 tahun, serta seorang pengasuh bayi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Dugaan sementara tetap mengarah pada korsleting listrik saat pengisian daya kendaraan, namun investigasi mendalam masih terus dilakukan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian secara utuh.

Tragedi ini menjadi pengingat penting akan risiko penggunaan perangkat listrik berdaya besar di lingkungan rumah, terutama di kawasan permukiman padat.

Peristiwa kebakaran mobil listrik Teluk Gong sekaligus menyoroti perlunya standar keselamatan yang lebih ketat dalam penggunaan dan pengisian kendaraan listrik di area hunian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News