Kontroversi Jeff Bezos di Met Gala Picu Gelombang Protes Global

Avatar photo
Kontroversi Jeff Bezos di Met Gala Picu Gelombang Protes Global
Foto: REUTERS/Shannon Stapleton
Add as preferred source on Google

Menit.co.id – Sosok miliarder dunia Jeff Bezos kembali menjadi sorotan tajam di panggung internasional. Pria dengan estimasi kekayaan mencapai sekitar Rp 4.000 triliun itu menuai gelombang kritik setelah terlibat sebagai sponsor utama sekaligus co-chair kehormatan dalam ajang mode bergengsi Met Gala yang digelar di Metropolitan Museum of Art, New York.

Pendiri Amazon tersebut, bersama pasangannya Lauren Sánchez, dilaporkan mengucurkan dana sponsor sebesar USD 10 juta atau setara sekitar Rp 160 miliar untuk mendukung acara tahunan tersebut. Namun, alih-alih mendapat apresiasi, keterlibatan Jeff Bezos justru memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, mulai dari aktivis, publik luas, hingga sejumlah figur ternama di industri hiburan.

Beragam kontroversi lama yang melekat pada Amazon kembali mencuat. Isu mengenai kondisi kerja karyawan gudang, kesenjangan kekayaan yang ekstrem, dugaan penghindaran pajak, hingga hubungan dekat dengan elit politik Amerika Serikat menjadi bahan kritik yang terus diangkat oleh para penentang.

Situasi semakin memanas menjelang puncak acara Met Gala. Di sekitar lokasi museum, para demonstran terlihat memasang poster bertuliskan “Boycott Met Gala Bezos” sebagai bentuk penolakan terhadap keterlibatan Jeff Bezos dalam acara tersebut.

Salah satu aksi yang paling menarik perhatian publik datang dari kelompok aktivis bernama Everyone Hates Elon. Mereka dilaporkan menaruh ratusan botol urine palsu di area sekitar museum sebagai bentuk sindiran terhadap laporan lama mengenai kondisi kerja di gudang Amazon.

Isu tersebut sebelumnya sempat viral setelah muncul dugaan bahwa sejumlah pekerja Amazon terpaksa buang air kecil di botol demi memenuhi target kerja yang ketat. Aksi simbolik ini semakin mempertegas kritik terhadap praktik ketenagakerjaan yang dianggap tidak manusiawi.

Tak hanya itu, slogan bernada keras juga ramai beredar, salah satunya berbunyi: “Met Gala Bezos: Dipersembahkan oleh eksploitasi pekerja.” Pesan tersebut menjadi representasi kemarahan publik terhadap ketimpangan yang dinilai semakin nyata.

Perdebatan pun meluas ke media sosial. Banyak warganet menilai bahwa Met Gala kini tidak lagi sekadar perayaan mode kelas atas, melainkan telah berubah menjadi simbol kesenjangan sosial antara kalangan miliarder dan pekerja biasa.

Kontroversi ini turut menyeret sejumlah nama besar dari Hollywood. Model Bella Hadid menjadi perhatian setelah diketahui menyukai sebuah unggahan Instagram yang mengkritik acara Met Gala karena didukung oleh Jeff Bezos. Unggahan tersebut mempertanyakan sikap selebriti yang tampil dengan simbol-simbol protes sosial, tetapi tetap menghadiri acara yang disponsori figur kontroversial.

Meski belum memberikan pernyataan resmi, tindakan Bella Hadid dianggap oleh banyak pengguna media sosial sebagai bentuk sindiran halus terhadap ajang tersebut.

Selain itu, aktris Taraji P. Henson juga secara terbuka menyuarakan kebingungannya terhadap para selebriti yang tetap hadir di acara tersebut. Dalam unggahannya, ia menulis, “Saya sangat bingung dengan beberapa orang yang pergi. Saya hanya seperti ‘APA YANG KITA LAKUKAN!?!?!?!’”

Pernyataan tersebut dengan cepat menyebar luas dan memperkeruh suasana yang sudah lebih dulu panas di dunia maya.

Selama ini, Met Gala dikenal sebagai salah satu acara mode paling glamor di dunia yang bertujuan menggalang dana untuk Costume Institute. Namun pada tahun ini, perhatian publik justru lebih terfokus pada kontroversi sponsor dibandingkan dengan busana para selebriti yang biasanya menjadi pusat perhatian.

Sejumlah media internasional seperti The New York Times, Forbes, Deadline, hingga People turut menyoroti aksi protes terhadap Jeff Bezos. Beberapa pengamat menilai bahwa kemarahan publik mencerminkan meningkatnya kritik terhadap pengaruh besar para miliarder dalam institusi budaya dan industri hiburan.

Hingga laporan ini ditulis, Jeff Bezos maupun Lauren Sánchez belum memberikan tanggapan resmi terkait gelombang protes yang terjadi. Sementara itu, pihak penyelenggara Met Gala juga belum mengeluarkan pernyataan terkait polemik yang terus berkembang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News