Korban Ledakan di Polonia Medan, 3 Tewas dan 4 Selamat

Avatar photo
Korban Ledakan di Polonia Medan
FOTO: VIVA MEDAN
Add as preferred source on Google

Menit.co.id – Jumlah korban ledakan di kawasan Grand Polonia, Kota Medan, tercatat sebanyak tiga orang meninggal dunia, sementara empat korban lainnya berhasil diselamatkan meski mengalami luka-luka.

Peristiwa ledakan besar yang menghancurkan sebuah rumah tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab utama kejadian.

Insiden yang terjadi pada Senin, 20 Juli 2026 sekitar pukul 16.00 WIB itu menggemparkan warga sekitar. Dentuman keras akibat ledakan terdengar hingga sejumlah titik di kawasan Polonia Medan. Beberapa warga bahkan sempat mengira suara tersebut merupakan getaran akibat gempa bumi.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV serta keterangan sejumlah saksi mata, terlihat adanya kilatan cahaya putih beberapa saat sebelum ledakan terjadi.

Setelah itu, bangunan rumah di kawasan Grand Polonia tersebut mengalami kerusakan berat hingga sebagian bangunan runtuh.

Salah satu warga yang menjadi korban dalam kejadian tersebut adalah seorang kurir belanja daring yang sedang melintas di depan lokasi.

Ia terkena dampak ledakan setelah material bangunan beterbangan dan sepeda motor yang digunakannya tertimpa reruntuhan.

Petugas kepolisian bersama tim gabungan kemudian langsung melakukan pengamanan lokasi kejadian. Area sekitar ledakan disterilkan guna mendukung proses evakuasi korban sekaligus pengumpulan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian mengarah pada dugaan adanya kebocoran gas bumi bawah tanah atau gas tanam. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber gas yang menyebabkan ledakan besar tersebut.

Dugaan sementara menyebutkan gas yang bocor kemungkinan terakumulasi di ruang tertutup bagian bawah bangunan. Gas tersebut diduga kemudian tersulut oleh percikan api yang berasal dari korsleting listrik sehingga memicu ledakan dengan kekuatan besar.

Meski demikian, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyampaikan bahwa alat pendeteksi metana yang digunakan tidak menunjukkan adanya indikasi kebocoran pada jaringan gas yang berada di luar bangunan.

PGN memastikan proses pemeriksaan masih berjalan bersama aparat penegak hukum dan sejumlah instansi terkait untuk menemukan penyebab pasti ledakan.

Proses pencarian dan evakuasi terhadap korban ledakan di Polonia Medan masih dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta para relawan.

Tim penyelamat memusatkan pencarian pada bagian bangunan yang mengalami keruntuhan, terutama beton lantai tiga yang ambruk.

Untuk mempercepat proses pencarian, petugas menggunakan alat berat dan crane guna membongkar material bangunan.

Selain itu, tim SAR juga mengerahkan thermal drone atau drone termal untuk mendeteksi kemungkinan adanya tanda kehidupan maupun titik panas di bawah reruntuhan.

Dari total tujuh orang yang terdampak dalam kejadian tersebut, sebanyak empat orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Mereka mengalami sejumlah luka akibat ledakan, termasuk seorang balita berusia dua tahun, seorang sopir, dan seorang kurir yang berada tidak jauh dari lokasi ketika peristiwa terjadi.

Sementara itu, berdasarkan pembaruan terakhir, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi tiga orang.

Petugas masih melakukan penyisiran di area reruntuhan untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun serta mencari bukti tambahan terkait penyebab ledakan.

Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan proses pemeriksaan masih terus berjalan. Aparat bersama pihak terkait juga melakukan pengumpulan bukti tambahan untuk mendukung penyelidikan.

“Screening-an yang terakhir untuk pembersihan, untuk melihat alat-alat bukti lainnya yang akan kita kumpulkan. Dan saat ini kami juga sudah bersama ada satu tambahan lagi dari teman-teman PGN ya untuk melakukan asesmen atau melakukan investigasi bersama,” ujar Jean Calvijn Simanjuntak dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Rabu, 22 Juli 2026.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan di Grand Polonia Medan masih menunggu hasil investigasi menyeluruh dari tim gabungan. Aparat memastikan seluruh proses pencarian, pemeriksaan lokasi, dan analisis bukti akan terus dilakukan sampai mendapatkan kesimpulan mengenai sumber ledakan tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News