Menit.co.id – Pembalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengaku khawatir dengan performa Aprilia yang menonjol selama tes pramusim MotoGP 2026.
Marquez harus mengakui kehebatan pembalap-pembalap Aprilia pada sesi akhir tes pramusim MotoGP 2026.
Tes berlangsung di Sirkuit Buriram pada 21-22 Februari 2026, di mana dua pembalap Aprilia mencatatkan waktu lebih cepat daripada Marc Marquez.
Marco Bezzecchi berhasil mencatatkan waktu tercepat sepanjang tes dengan 1 menit 28,668 detik.
Menariknya, pencapaian Bezzecchi terjadi pada putaran terakhirnya di Buriram, Thailand.
Tak kalah, pembalap tim satelit Aprilia, Ai Ogura, berselisih hanya 0,097 detik dari Bezzecchi.
Sementara itu, Marquez berada di posisi ketiga dengan catatan waktu terbaiknya 1 menit 28,765 detik.
Ia mengakui bahwa Aprilia akan menjadi pesaing utama Ducati di MotoGP 2026.
“Aprilia jelas pesaing utama, terutama Marco,” ujar Marquez menurut laporan Motosan.
“Bukan hanya Marco. Jorge Martin, meski baru satu kali uji coba, sudah masuk 10 besar, dan Ogura juga menunjukkan kemajuan besar,” tambahnya.
The Baby Alien menilai Bezzecchi merupakan kandidat kuat juara MotoGP musim ini.
“Tahun lalu, Marco tampil sangat kuat di paruh kedua musim. Kecepatannya luar biasa,” kata Marquez.
“Jadi ya, dia akan menjadi kandidat juara sejak awal musim,” tegasnya.
Meski demikian, Marc Marquez menegaskan tidak akan menyerah begitu saja sebelum bertarung di lintasan.
Pembalap 32 tahun itu menyebut telah mengetahui area yang perlu ditingkatkan setelah menjalani tes pramusim di Buriram.
“Saya 100% yakin dan tahu persis apa yang saya butuhkan sekarang serta bagaimana kami akan memulai,” ungkap Marquez.
“Itulah sebabnya saya sangat senang, karena kami berkendara dengan baik dan menyelesaikannya dengan perasaan positif.”
“Yah, saya tidak sepenuhnya sempurna karena sempat jatuh, tapi keseluruhan pramusim saya akhiri dengan perasaan baik,” tambahnya.
Sebagai informasi, Marquez tidak melanjutkan simulasi balapan pada hari kedua akibat kecelakaan yang dialaminya.
Juara bertahan MotoGP itu harus menghentikan sesi lebih awal karena sakit perut yang mengganggu fokus saat berada di Buriram.
Marc akan memanfaatkan beberapa hari ke depan untuk pemulihan penuh.
Ia ingin tampil di seri pertama dengan kondisi fisik yang optimal.
“Saya bisa memulai musim dengan siap bertarung. Saya rasa akhir pekan Grand Prix lebih menantang daripada tes ini,” ucap Marc Marquez.
“Sekarang saya punya tiga hingga empat hari untuk memulihkan energi—bukan bahu, tapi stamina—karena saya memulai tes ini dengan energi yang terbatas,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













