Menit.co.id – Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, kembali menjadi sorotan setelah melayangkan protes keras terhadap keputusan penjadwalan Derby della Capitale melawan AS Roma yang akan digelar pada Minggu, 17 Mei 2026. Ia bahkan mengancam akan memboikot seluruh agenda media jelang laga panas tersebut, sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap kebijakan Lega Serie A yang menetapkan waktu kick-off pada pukul 12.30 waktu setempat di tengah suhu tinggi bulan Mei.
Kritik tersebut disampaikan Maurizio Sarri usai membawa Lazio meraih kemenangan penting 2-1 atas Cremonese pada Senin, 4 Mei 2026. Dalam pertandingan itu, gol dari Gustav Isaksen dan Tijjani Noslin memastikan Biancocelesti tetap bertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara Serie A dengan perolehan 51 poin.
“Ini merupakan penghinaan bagi Kota Roma, bagi dua klub besar, dan bagi para penggemar, jadi seseorang harus bertanggung jawab atas hal ini,” ujar Maurizio Sarri, Pelatih Lazio, seperti dikutip dari DAZN Italia. Ia juga menantang otoritas liga untuk memberikan penjelasan mengapa klub-klub dari Milan tidak pernah dijadwalkan bermain pada waktu tengah hari dalam kondisi serupa.
Di tengah polemik jadwal tersebut, masa depan Maurizio Sarri di Stadio Olimpico juga ikut menjadi bahan perbincangan. Meski masih terikat kontrak, ia belum memberikan jaminan akan bertahan musim depan dan menyebut akan berdiskusi dengan manajemen klub setelah menyelesaikan empat laga sisa musim ini, termasuk partai final Coppa Italia.
Laporan dari Il Messaggero menyebutkan bahwa setidaknya lima klub besar Eropa—Napoli, Fiorentina, Bologna, AC Milan, dan Atalanta—tengah memantau situasi sang pelatih. Bahkan Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, dikabarkan telah menghubungi mantan pelatih Chelsea itu untuk kemungkinan kembali ke Naples pada musim mendatang.
Ketegangan internal di Lazio disebut turut dipicu oleh kebijakan transfer pada bursa Januari lalu yang tidak sepenuhnya sesuai dengan keinginan pelatih. Situasi ini membuat hubungan antara Sarri dan Presiden klub Claudio Lotito menjadi semakin renggang, dengan keputusan akhir kerja sama mereka diperkirakan baru akan dibahas setelah pertemuan dengan Direktur Olahraga Angelo Fabiani usai final kompetisi domestik.
Lazio sendiri kini tengah menghadapi jadwal padat di penghujung musim. Setelah menjamu juara bertahan Inter Milan pada Sabtu ini, mereka akan kembali bertemu Inter di final Coppa Italia pada 13 Mei, sebelum akhirnya melakoni Derby della Capitale yang kini menjadi pusat perhatian akibat kontroversi yang dipicu oleh Maurizio Sarri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
