Menit.co.id – Nama Nico Paz, gelandang muda Argentina berusia 21 tahun, kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar ketertarikan Real Madrid untuk membawanya pulang dari Como pada bursa transfer musim panas.
Klub raksasa Spanyol tersebut dikabarkan mempertimbangkan opsi repatriasi dengan nilai lebih dari 10 juta dolar, namun Nico Paz menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetap bersama klub Italia tersebut.
Dalam wawancara bersama Sport Mediaset, Nico Paz menolak untuk terlalu jauh memikirkan masa depannya. Ia menyebut bahwa seluruh perhatiannya saat ini tercurah untuk Como dan performanya di lapangan.
Menurutnya, jika ada peluang di masa depan, hal tersebut akan dibahas pada waktunya, tanpa mengganggu konsentrasi saat ini.
Pemain muda tersebut juga mengenang momen berkesan saat mencetak gol ke gawang Napoli di Stadion Santiago Bernabéu dalam ajang Liga Champions.
Nico Paz menyebut pengalaman itu sebagai salah satu momen paling membahagiakan dalam kariernya, terutama karena terjadi di kompetisi sebesar Liga Champions dan di stadion bersejarah seperti Bernabéu.
Selain Real Madrid, nama Nico Paz juga sempat dikaitkan dengan Inter Milan. Namun, ia dengan tegas membantah adanya kontak atau pembicaraan apa pun dengan klub tersebut.
Ia justru menyoroti perkembangan pesat yang dialaminya sejak bergabung dengan Como dan bermain di Serie A musim ini.
Menurut Nico, dirinya telah mengalami peningkatan signifikan dalam berbagai aspek permainan. Pengalaman di musim pertamanya di Italia membuatnya lebih matang dan siap menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap performa timnya yang dianggap terus menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim.
Sosok pelatih Cesc Fàbregas turut mendapat pujian dari Nico. Ia menilai Fàbregas sebagai sosok paling berpengaruh dalam perjalanan Como musim ini karena memberikan kepercayaan penuh kepada para pemain dan membantu mereka berkembang di lapangan.
Di sisi lain, Nico juga mengingat momen debutnya bersama tim nasional Argentina pada Oktober 2024 saat menghadapi Bolivia, di mana ia berhasil memberikan assist kepada Lionel Messi.
Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai mimpi yang menjadi kenyataan dan mendapatkan pesan berharga dari Messi untuk terus bekerja keras dan tetap rendah hati.
Menutup pernyataannya, Nico mengungkapkan ambisi besarnya untuk tampil di Piala Dunia. Ia menyebut bahwa sejak kecil dirinya sudah bermimpi bisa tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut dan terus bekerja setiap hari untuk mewujudkan tujuan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
