Menit.co.id – Aston Villa mencatatkan hasil penting dalam leg pertama perempat final Liga Europa 2026 setelah menundukkan tuan rumah Bologna FC 1909 dengan skor 3-1 pada pertandingan yang digelar Jumat (10/4/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim Inggris tersebut untuk melangkah ke semifinal.
Sejak awal laga, duel berlangsung cukup ketat dengan kedua tim saling menekan. Namun efektivitas serangan menjadi pembeda utama yang membuat Villa mampu membawa pulang hasil maksimal dari Italia.
Babak Pertama: Gol Pembuka dari Skema Bola Mati
Aston Villa yang diasuh dengan pendekatan permainan agresif akhirnya membuka keunggulan menjelang turun minum. Berawal dari situasi bola mati, bek Ezri Konsa sukses menyundul bola dengan presisi tinggi tanpa mampu diantisipasi kiper Bologna.
Gol tersebut membuat Villa lebih percaya diri dalam mengontrol tempo permainan. Bologna sendiri kesulitan menembus pertahanan rapat tim tamu yang tampil disiplin sepanjang babak pertama.
Babak Kedua: Dominasi dan Aksi Gemilang Ollie Watkins
Memasuki paruh kedua, Aston Villa langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, striker utama mereka, Ollie Watkins, berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-51. Gol tersebut tercipta setelah memanfaatkan kesalahan fatal bek Bologna, Torbjørn Heggem, yang gagal mengantisipasi tekanan lawan.
Kesalahan itu dimaksimalkan dengan dingin oleh Ollie Watkins yang menuntaskan peluang menjadi gol. Performa impresifnya kembali menjadi sorotan setelah ia tampil sebagai motor serangan utama Villa di laga ini.
Meski Bologna sempat mencoba bangkit, pertahanan Villa tetap solid. Tekanan tuan rumah baru membuahkan hasil pada menit-menit akhir ketika Jonathan Rowe berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Namun, drama belum berakhir. Pada masa injury time, Ollie Watkins kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan serangan cepat yang memastikan kemenangan 3-1 untuk Aston Villa. Dalam laga ini, Ollie Watkins benar-benar menjadi pembeda utama dengan dua gol penting yang ia cetak.
Freiburg Tampil Perkasa, Celta Vigo Dibantai 3-0
Di pertandingan lain, wakil Jerman SC Freiburg tampil dominan saat menjamu RC Celta de Vigo. Freiburg sukses mengamankan kemenangan meyakinkan 3-0 tanpa banyak kesulitan.
Gol cepat tercipta melalui sepakan melengkung indah dari Vincenzo Grifo pada menit ke-10. Dominasi tuan rumah berlanjut lewat gol Jan-Niklas Beste di menit ke-32.
Pada babak kedua, Matthias Ginter menutup pesta gol dengan sundulan keras pada menit ke-78. Hasil ini membuat Freiburg berada dalam posisi sangat menguntungkan untuk melangkah ke fase berikutnya.
Drama di Portugal: Porto vs Nottingham Forest Berakhir Imbang
Pertandingan sengit juga terjadi di Portugal ketika FC Porto menjamu Nottingham Forest. Laga berakhir dengan skor imbang 1-1 dalam duel penuh drama.
Porto sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat William Gomes pada menit ke-11. Namun keunggulan itu hanya bertahan dua menit setelah gol bunuh diri Martim Fernandes membuat kedudukan kembali imbang.
Nottingham Forest sebenarnya sempat berbalik unggul lewat Igor Jesus, tetapi gol tersebut dianulir VAR karena pelanggaran terhadap kiper Diogo Costa sebelum bola masuk ke gawang.
Real Betis dan Braga Saling Berbagi Poin
Sementara itu, laga lain mempertemukan Real Betis dan SC Braga yang berakhir imbang 1-1. Florian Grillitsch membawa Braga unggul lebih dahulu sebelum disamakan oleh penalti Cucho Hernández pada menit ke-61.
Hasil ini membuat kedua tim masih memiliki peluang sama besar untuk lolos ke babak selanjutnya, tergantung performa pada leg kedua.
Persaingan Ketat Menuju Semifinal
Rangkaian hasil perempat final Liga Europa musim ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan antar tim. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada performa luar biasa Aston Villa dan kontribusi besar Ollie Watkins di lini depan.
Dalam laga tersebut, Ollie Watkins tidak hanya menjadi pencetak gol, tetapi juga simbol efektivitas serangan Villa. Dengan performa seperti ini, Ollie Watkins kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di kompetisi Eropa musim ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
