Menit.co.id – Persidangan terkait gugatan Elon Musk terhadap OpenAI memasuki minggu kedua dengan sejumlah fakta baru yang terungkap di ruang sidang. Dalam persidangan pada Senin (4/5), pengacara OpenAI membeberkan bahwa Elon Musk sempat mengusulkan upaya damai sebelum proses hukum berjalan lebih jauh.
Berdasarkan dokumen pengadilan terbaru yang diajukan pihak OpenAI, Musk disebut menghubungi salah satu pendiri sekaligus Presiden OpenAI, Greg Brockman, dua hari sebelum sidang dimulai. Dalam komunikasi tersebut, Musk menyarankan agar konflik yang terjadi diselesaikan di luar jalur pengadilan.
Menanggapi hal itu, Brockman mengusulkan agar kedua pihak sama-sama mencabut gugatan yang telah diajukan. Namun, percakapan tersebut justru berkembang menjadi tegang. Dalam dokumen yang dikutip dari CNN, Musk bahkan melontarkan peringatan keras kepada Brockman dan CEO OpenAI, Sam Altman.
“Pada akhir pekan ini, kamu dan Sam akan menjadi orang paling dibenci di Amerika. Jika kamu bersikeras, itu akan jadi kenyataan,” demikian isi pesan yang tertuang dalam dokumen pengadilan tersebut.
Kasus ini bermula dari gugatan yang diajukan Musk pada tahun 2024 terhadap Brockman dan Altman. Ia menuduh kedua tokoh tersebut telah menyimpang dari komitmen awal untuk menjaga OpenAI sebagai organisasi nirlaba yang berorientasi pada misi kemanusiaan.
Di sisi lain, OpenAI membantah tudingan tersebut. Pihak perusahaan menyatakan bahwa Musk justru pernah mendorong agar OpenAI bertransformasi menjadi entitas berorientasi profit. Mereka juga menilai gugatan yang dilayangkan Musk dilatarbelakangi oleh kegagalannya dalam mengendalikan perusahaan tersebut. Musk sendiri diketahui mundur dari jajaran direksi OpenAI pada 2018, sebelum kemudian mendirikan perusahaan pesaing bernama xAI pada 2023.
Dalam persidangan, tim kuasa hukum OpenAI berupaya memasukkan pesan-pesan yang dikirim Musk sebagai alat bukti. Mereka berencana mengulasnya lebih lanjut saat Brockman memberikan kesaksian di hadapan hakim.
“Hal itu cenderung membuktikan motif dan bias, dan, khususnya, bahwa motivasi Tuan Musk dalam mengajukan gugatan ini adalah untuk menyerang pesaing dan para pemimpinnya,” demikian pernyataan pengacara OpenAI dalam dokumen resmi.
Namun, Hakim Yvonne Gonzales Rogers menolak permintaan tersebut. Ia menilai bukti tersebut seharusnya diajukan saat Musk memberikan kesaksian pada pekan sebelumnya.
Sidang pekan pertama memang didominasi oleh kesaksian Musk. Sementara itu, Brockman telah memberikan keterangannya pada Senin lalu. Dalam beberapa minggu ke depan, Sam Altman serta sejumlah tokoh penting di industri teknologi dijadwalkan turut memberikan kesaksian, yang diperkirakan akan semakin memperjelas arah persidangan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News











