Pickmon Game: Monster Collector Survival yang Siap Menggebrak Dunia Gamer

Pickmon Game

Menit.co.idPickmon Game kini menjadi sorotan utama komunitas gamer setelah hadir di platform Steam, menghadirkan pengalaman baru yang memadukan survival dan pengumpulan makhluk.

Game ini menawarkan konsep dunia terbuka dengan elemen survival dan mekanik monster collector, membuat banyak pemain membandingkannya dengan franchise besar seperti Pokémon dan Palworld.

Keunikan Pickmon Game terletak pada cara permainan menggabungkan elemen-elemen populer dari genre monster collector.

Pemain bisa menangkap makhluk yang disebut Pickmon, yang nantinya digunakan untuk bertarung, membantu pekerjaan di markas, atau mendukung aktivitas eksplorasi.

Game ini dikembangkan oleh studio PocketGame dan diterbitkan oleh NetworkGo. Kedua perusahaan berupaya menghadirkan pengalaman yang memadukan eksplorasi dunia terbuka, sistem crafting, dan kerja sama dengan makhluk yang berhasil dikumpulkan.

Pickmon Game menawarkan mode survival multipemain di benua luas penuh misteri. Pemain dapat menjelajahi wilayah yang belum dipetakan dan menemukan berbagai makhluk unik, atau Pickmon, yang memiliki kemampuan berbeda-beda.

Setiap Pickmon dapat ditangkap menggunakan kartu khusus, dan setelah dijinakkan, mereka menjadi sekutu yang membantu pemain dalam berbagai aktivitas penting sepanjang permainan.

Selain bertempur, Pickmon juga bisa membantu kegiatan lain, mulai dari bertani, mengumpulkan sumber daya, hingga membangun fasilitas di markas. Mekanisme ini membuat gameplay terasa lebih strategis karena pemain harus merencanakan pemanfaatan kemampuan setiap makhluk.

Pickmon Game juga menghadirkan fitur base building. Pemain dapat merancang rumah, membangun pertanian, dan mengatur sistem produksi untuk memastikan kelangsungan hidup karakter dalam dunia yang penuh tantangan.

Saat menjelajah, pemain juga akan menemukan jejak peradaban kuno dan menghadapi organisasi misterius yang tersebar di seluruh dunia permainan.

Meski menawarkan konsep inovatif, Pickmon Game tak lepas dari kontroversi di kalangan komunitas. Beberapa tangkapan layar menunjukkan desain karakter yang dianggap mirip dengan tokoh dari franchise terkenal.

Beberapa pemain menilai makhluk dalam game ini mengingatkan pada karakter Pokémon. Ada pula yang menyoroti kemiripan tokoh utama dengan Link dari seri The Legend of Zelda, memicu perdebatan hangat di forum Reddit.

Komentar dari komunitas semakin memperkuat isu ini. Seorang pengguna menyebut beberapa karakter dalam pratinjau game menyerupai Meganium, Charizard, Pikachu, Lucario, hingga Cobalion.

Perdebatan bertambah setelah media game internasional menyoroti kemiripan tersebut. Banyak yang menilai Pickmon Game terlalu banyak mengambil inspirasi dari Pokémon, Palworld, dan The Legend of Zelda: Breath of the Wild.

Isu ini membuat sebagian pemain mempertanyakan apakah PocketGame akan menghadapi masalah hukum terkait hak kekayaan intelektual jika kemiripan tersebut dianggap melanggar.

Dari sisi pengembang, PocketGame masih tergolong studio baru. Data SteamDB menunjukkan Pickmon menjadi salah satu proyek paling menonjol dari studio ini.

Sementara itu, NetworkGo sebelumnya merilis Hainya World pada 2023, yang menawarkan pengalaman multiplayer daring hingga empat pemain per sesi.

Meski portofolio mereka masih terbatas, peluncuran Pickmon Game menunjukkan ambisi kedua perusahaan untuk menghadirkan survival game yang menarik perhatian pasar global.

Dengan kombinasi gameplay survival, eksplorasi dunia terbuka, dan mekanik pengumpulan makhluk, Pickmon Game berpotensi menjadi game yang ramai dibicarakan di Steam. Keberhasilannya tetap bergantung pada kualitas gameplay serta respons komunitas terhadap kontroversi yang muncul.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Exit mobile version