Menit.co.id – Film sekuel yang telah lama dinantikan, The Devil Wears Prada 2, dari 20th Century Studios/Disney, diperkirakan akan menjadi salah satu pembuka musim panas paling kuat di industri perfilman tahun ini. Setelah hampir dua dekade sejak film pertamanya mencetak kesuksesan global, sekuel ini kembali menyatukan jajaran pemeran ikonik serta membawa optimisme besar terhadap performa box office domestik maupun internasional.
Proyeksi awal menunjukkan bahwa The Devil Wears Prada 2 menargetkan pendapatan pembukaan domestik di kisaran $73 juta hingga $80 juta. Dengan tambahan kekuatan pasar luar negeri yang diperkirakan mencapai 100% pangsa internasional, total pendapatan global awal bisa menembus hampir $180 juta, termasuk potensi pembukaan internasional sekitar $100 juta yang disebut sebagai angka sangat kuat untuk kategori film drama komersial.
Data pra-penjualan tiket di Amerika Serikat dan Kanada sendiri telah mencapai $20 juta, yang mengindikasikan bahwa film ini berpotensi membuka di angka sekitar $80 juta dari 4.150 bioskop. Angka ini bahkan disebut melampaui beberapa film besar lain seperti Project Hail Mary dari Amazon MGM Studios dengan pembukaan $80,5 juta serta Dune: Part Two yang berada di angka $82,5 juta pada periode pembukaannya.
Nostalgia Dua Dekade yang Menguatkan Antusiasme Penonton
Sekuel ini kembali mempertemukan sutradara David Frankel dengan para bintang utama franchise, termasuk Meryl Streep, Anne Hathaway, Emily Blunt, dan Stanley Tucci. Kehadiran mereka kembali setelah hampir 20 tahun menjadi salah satu faktor utama yang mendorong antusiasme penonton, terutama dari kalangan perempuan yang diperkirakan menjadi demografi dominan.
Film ini juga diprediksi memiliki daya tarik kuat di segmen usia 18–34 tahun melalui berbagai kerja sama promosi dengan merek besar seperti L’Oreal, Dior, Mercedes-Benz, dan Diet Coke. Bahkan Dior dikabarkan tampil sebagai bagian dari cameo dalam film, memperkuat hubungan antara dunia mode dan narasi cerita yang sudah menjadi ciri khas waralaba ini.
Menambah momentum perilisan, lagu “Runway” yang dibawakan Lady Gaga dan Doechii yang muncul dalam materi promosi telah mencatat lebih dari 3,1 juta penayangan di YouTube sejak dirilis awal pekan ini.
Strategi Rilis dan Optimisme Jangka Panjang
The Devil Wears Prada 2 akan diputar di sekitar 1.000 layar format premium, termasuk seluruh layar Dolby, 100 layar ScreenX, serta lebih dari 200 layar D-Box/Motion. Penayangan perdana dijadwalkan dimulai pada Kamis pukul 14.00 waktu setempat.
Film ini juga diharapkan memiliki performa jangka panjang yang lebih stabil dibandingkan rata-rata film PG-13 lainnya, mengingat momentum akhir pekan kedua yang bertepatan dengan perayaan Hari Ibu. Selain itu, pasar internasional diperkirakan akan mendapat dorongan tambahan dari momen Hari Buruh pada 1 Mei di Amerika Latin dan Eropa.
Menariknya, The Devil Wears Prada 2 disebut memiliki potensi nostalgia global yang lebih kuat dibanding beberapa IP lain, mengingat popularitas film pertamanya yang sangat besar secara internasional pada 2006, termasuk pendapatan signifikan di Inggris, Jerman, Italia, Jepang, dan Australia.
Persaingan Box Office dan Kondisi Industri
Di sisi lain, film Michael dari Lionsgate diperkirakan mengalami penurunan sekitar 50% dengan estimasi pendapatan $45–$50 juta, meski masih bertahan di layar IMAX. Hingga Senin, film tersebut telah mengumpulkan $104,8 juta secara empat hari dengan tambahan $7,6 juta pada hari tersebut.
Secara keseluruhan, awal musim panas tahun ini diproyeksikan sangat kuat dan berpotensi menyaingi periode yang sama tahun sebelumnya, ketika film Marvel Thunderbolts memimpin dengan total akhir pekan $144,2 juta gabungan seluruh film. Data ComScore juga menunjukkan bahwa pendapatan box office 2026 hingga akhir April telah mencapai $2,57 miliar, melampaui periode yang sama tahun lalu.
Dalam konteks ini, The Devil Wears Prada 2 menjadi salah satu motor utama yang mendorong optimisme industri, bersaing dengan tren film yang menargetkan penonton perempuan seperti Wicked dan Sex and the City 2, meskipun keduanya memiliki performa internasional yang bervariasi.
Lanskap Rilisan Film Lainnya
Di tengah dominasi sorotan pada The Devil Wears Prada 2, beberapa film lain juga ikut meramaikan pasar. Film horor Hokum dari Neon diputar di 2.000 bioskop dengan skor 91% di Rotten Tomatoes. Sementara itu, Animal Farm dari Angel Studios hadir di 2.500 lokasi namun memperoleh skor 29%. Film Deep Water dari Magenta Light Studios juga dirilis di sekitar 2.000 bioskop.
Dengan kombinasi nostalgia, strategi pemasaran global, serta momentum budaya pop yang kuat, The Devil Wears Prada 2 dipandang sebagai salah satu rilisan paling berpengaruh tahun ini. Industri kini menantikan apakah sekuel ini mampu mengulang bahkan melampaui kejayaan film pertamanya yang pernah meraih $326,5 juta secara global dan mendapatkan dua nominasi Oscar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
