Van der Vaart Kritik Ajax atas Keputusan Lepas Winston Bogarde

Avatar photo
Van der Vaart

Menit.co.id – Van der Vaart menilai Ajax membuat kesalahan besar ketika melepas Winston Bogarde di masa lalu.

Analis dan mantan gelandang internasional Belanda itu menegaskan bahwa keputusan klub Amsterdam itu merupakan salah satu kesalahan terbesar dalam sejarah mereka, yang ia ungkapkan dalam program televisi Rondo pada Senin malam.

Bogarde telah menjadi bagian penting dari staf pelatih Ajax selama bertahun-tahun. Di bawah arahan Erik ten Hag, ia sukses membangun lini pertahanan yang jarang kebobolan.

Namun, setelah kedatangan Alfred Schreuder pada 2022, posisi Bogarde tidak lagi tersedia dan kontraknya tidak diperpanjang. Sejak saat itu, Bogarde beberapa kali mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap cara kepergiannya dari Johan Cruijff ArenA.

Menurut Van der Vaart, keputusan klub untuk melepaskan Bogarde adalah langkah yang sangat disayangkan. “Melepaskan dia adalah kesalahan terbesar Ajax,” ujar Van der Vaart.

Mantan pemain belakang itu sendiri masih menaruh perasaan pahit terkait kepergiannya dari klub tempat ia mengabdi selama tujuh tahun.

“Saya memberikan segalanya untuk klub, tapi tiba-tiba saya diabaikan,” kata Bogarde sebelumnya mengenai situasi tersebut.

Pemain Ajax juga menyanjung kinerja Bogarde saat menjabat antara 2020–2022 di tim utama, 2017–2020 di Jong Ajax, dan sebelumnya di akademi.

“Tim memiliki kualitas alami, tetapi dampak Bogarde terhadap jumlah gol yang diterima Ajax sangat signifikan,” kata data-jurnalis Willem Leijgraf.

Pada musim 2020/21, Ajax hanya kebobolan 41 gol dari 51 laga resmi, dan musim berikutnya 33 gol dari 48 pertandingan. Setelah Bogarde meninggalkan klub, hasil pertahanan seperti itu tidak pernah tercapai lagi.

Saat ini, Bogarde kembali aktif di dunia sepak bola. Sejak Desember tahun lalu, ia menjadi asisten pelatih tim nasional Suriname bekerja sama dengan pelatih Henk ten Cate.

Van der Vaart mengaku terkesan dengan metode kerja Bogarde, terutama menjelang pertandingan penting bulan ini.

“Cara dia menangani para pemain bertahan luar biasa. Apa yang Anda lihat adalah apa yang Anda dapatkan,” puji Ten Cate.

Tujuan utama staf pelatih adalah membawa Suriname ke Piala Dunia di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Jalur menuju turnamen ini melalui play-off antar-benua, di mana tim ‘Natio’ akan menghadapi Bolivia pada 26 Maret di Monterrey, Meksiko. Jika menang, mereka akan melaju ke final penentuan melawan Irak pada 31 Maret untuk tiket resmi ke Piala Dunia.

Van der Vaart menekankan bahwa keberadaan Bogarde tetap menjadi aset penting dalam perjalanan Suriname, sekaligus mengingatkan publik akan kesalahan Ajax melepas sosok yang memiliki pengaruh besar di lini pertahanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News