Viktor Axelsen Pensiun: Akhiri Karier Gemilang karena Cedera Punggung

Viktor Axelsen Pensiun

Menit.co.id – Pebulu tangkis asal Denmark, Viktor Axelsen, resmi mengumumkan pensiun dari dunia bulu tangkis profesional.

Kabar tersebut disampaikan langsung melalui akun media sosial pribadinya pada Rabu, menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu atlet paling dominan di sektor tunggal putra.

Dalam pernyataannya, Viktor Axelsen mengungkapkan bahwa keputusan ini bukan hal yang mudah. Ia harus mengakhiri kariernya lebih cepat akibat cedera punggung yang tak kunjung membaik.

Kondisi tersebut membuatnya tidak lagi mampu bersaing maupun menjalani latihan di level tertinggi.

“Hari ini adalah hari yang tidak mudah untuk saya. Karena masalah punggung, saya tidak bisa lagi bersaing dan berlatih di tingkat teratas,” tulis Viktor Axelsen.

Atlet berusia 32 tahun itu menjelaskan bahwa dirinya telah mencoba berbagai metode pemulihan.

Mulai dari operasi, perubahan pola latihan, hingga menjalani berbagai perawatan intensif demi meredakan rasa sakit yang dialami. Namun, seluruh upaya tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan.

Ia mengakui bahwa menerima kenyataan tersebut merupakan hal yang berat.

Meski demikian, Viktor Axelsen akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk melanjutkan karier sebagai atlet profesional.

“Menerima situasi saat ini sangatlah sulit. Tapi saya telah mendapatkan kesimpulan bahwa tubuh saya sudah tidak bisa melanjutkan,” tulisnya.

Sepanjang kariernya, Viktor Axelsen dikenal sebagai salah satu pebulu tangkis paling sukses di dunia. Ia pernah menduduki peringkat nomor satu dunia versi BWF di sektor tunggal putra, sekaligus mencatatkan berbagai prestasi bergengsi.

Di panggung Olimpiade, ia berhasil meraih dua medali emas secara beruntun, yakni pada Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024.

Selain itu, ia juga mengoleksi gelar juara dunia BWF yang diraih pada Kejuaraan Dunia di Glasgow 2017 dan Tokyo 2022.

Keputusan pensiun ini menutup babak penting dalam sejarah bulu tangkis dunia, sekaligus meninggalkan warisan prestasi yang sulit ditandingi oleh generasi berikutnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Exit mobile version