Menit.co.id – Polemik rumah tangga yang melibatkan Clara Shinta kembali memanas setelah ia menerima somasi dari seorang perempuan bernama Indah, yang diduga terlibat dalam video call sex (VCS) dengan suaminya, Muhammad Alexander Assad. Somasi tersebut memuat tuntutan ganti rugi fantastis mencapai Rp10,7 miliar.
Tuntutan Fantastis yang Mengejutkan
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/4), Clara mengungkapkan keheranannya atas somasi yang diterimanya.
Menurutnya, surat somasi itu berisi permintaan ganti rugi atas gangguan psikis dan terganggunya pekerjaan Indah pasca-publikasi bukti perselingkuhan yang dilakukan Clara melalui unggahan Instagram Story pada Maret lalu.
“Psikisnya dan terganggunya pekerjaan saudari Indah dengan nilai yang cukup fantastis, Rp10,7 miliar,” ungkap Clara Shinta dengan nada tak percaya.
Perempuan berusia 28 tahun ini menegaskan bahwa langkahnya mempublikasikan bukti perselingkuhan semata-mata sebagai upaya penyembuhan diri, bukan untuk mencari sensasi atau viral di media sosial.
Sanksi Sosial vs Jalur Hukum
Clara mengaku awalnya tidak memiliki niat untuk menempuh jalur hukum terhadap Indah. Baginya, publikasi bukti perselingkuhan tersebut sudah merupakan sanksi sosial yang cukup berat bagi pihak ketiga dalam rumah tangganya.
“Pada saat saya menenangkan diri, mencoba mencerna semua ini, saya meng-update Instagram itu hanya sebagian kecil langkah untuk tetap saya melanjutkan hidup. Saya tidak mau terpuruk,” jelasnya dengan mata berkaca-kaca.
Namun, alih-alih mendapatkan permohonan maaf, Clara justru mendapat somasi dengan nominal ganti rugi yang disebutnya sangat tidak masuk akal. Ia menekankan bahwa tindakan posting tersebut tidak akan pernah dilakukannya jika tidak ada tindakan asusila yang terlebih dahulu dilakukan oleh suaminya bersama Indah.
“Saya menyadari adanya tindakan untuk mengganti rugi tersebut muncul karena tindakan saya mem-posting. Namun, saya juga tidak akan mem-posting sesuatu kalau tidak ada tindak kejahatan yang terjadi pada postingan sebelumnya. Saya tidak membutuhkan viral dengan kasus ini,” tegasnya.
Sikap Profesional di Tengah Badai Rumah Tangga
Di tengah polemik yang sedang dihadapinya, Clara Shinta menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan kerja sama komersial apapun yang berkaitan dengan kasus ini. Ia ingin menunjukkan bahwa dirinya tidak mencari keuntungan dari penderitaan yang dialami.
“Saya berempati terhadap diri saya untuk tidak mengambil kerja sama apa pun dengan timing yang masih berdekatan dengan kasus ini, kecuali tanggung jawab pekerjaan sebelumnya,” ucapnya tegas.
Sikap profesional ini menuai apresiasi dari sejumlah pengamat media sosial yang menilai Clara tidak ingin memanfaatkan kondisi sulitnya untuk meraup keuntungan finansial.
Langkah Hukum: Gugatan Cerai Telah Diajukan
Tak hanya menghadapi somasi dari pihak ketiga, Clara juga telah mengambil langkah tegas terhadap suaminya. Ia mengkonfirmasi telah mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Clara juga tidak menampik bahwa suaminya turut memiliki kesalahan dalam skandal ini. Menurutnya, tidak ada satu pun istri yang bisa menerima perlakuan suaminya menonton perempuan lain bertelanjang melalui video call.
“Enggak ada satu istri yang rela melihat suaminya menonton ada perempuan yang bertelanjang di depan dia. Dan saya menyadari kesalahan ini bukan hanya terjadi pada saudari Indah, itu juga terjadi pada suami saya,” ungkapnya dengan lirih.
Reaksi Publik di Media Sosial
Kasus yang menyeret nama Clara Shinta ini langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Tagar #ClaraShinta dan #Somasi10Miliar sempat trending di Twitter dengan beragam respons dari warganet.
Sebagian besar netizen memberikan dukungan moral kepada Clara, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan keabsahan tuntutan ganti rugi dengan nilai yang sangat besar tersebut.
“Ini kan sudah kena karma kok masih minta ganti rugi segitu banyak. Malu-maluin aja,” tulis akun @pengxxx.
“Tetap semangat Kak Clara! Perempuan kuat pasti bisa melewati ini semua,” sahut akun @supxxxx.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Indah maupun Muhammad Alexander Assad terkait pernyataan-pernyataan yang disampaikan Clara dalam konferensi pers tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
