Hamidah Rachmayanti Ceritakan Detik Menegangkan Shireen Terseret Ombak Bali

Avatar photo
Hamidah Rachmayanti Ceritakan Detik Menegangkan Shireen Terseret Ombak Bali
Add as preferred source on Google

Menit.co.id – Liburan keluarga selebgram Hamidah Rachmayanti dan Irfan Farhad di Bali berubah menjadi momen penuh kepanikan setelah putri sulung mereka, Shireen, terseret arus ombak saat bermain di kawasan pantai. Peristiwa tersebut terjadi ketika anak-anak bermain terlalu jauh dari garis aman bibir pantai.

Kejadian yang berlangsung sangat cepat itu ternyata terekam secara tidak sengaja melalui kamera ponsel. Saat insiden terjadi, perhatian Hamidah tengah terbagi karena harus mengurus anak bungsunya, Shayna, sehingga momen ketika ombak menerjang Shireen dan sang ayah ikut tertangkap dalam rekaman.

Hamidah Rachmayanti menjelaskan bahwa anak-anak awalnya bermain di area pantai, namun perlahan bergerak semakin menjauh dari tepi laut. Irfan Farhad yang berada bersama mereka berusaha menjaga agar anak-anak tetap berada di area aman.

“Mainnya makin menjauh dari bibir pantai. Baba coba narik tangannya supaya tetap ada di tepi dan di videonya terhenti karena mommi terdistraksi dengan yang lain. Tiga menit perhatian mommi teralihkan perhatian ke adik-adiknya Shireen, ternyata background video ini adalah video ini enggak sengaja terekam. Ini momen saat Baba dan Shireen sedang diterjang ombak,” ujar Hamidah, dikutip dari unggahan Instagram @defarhad.

Ketika ombak besar datang, Irfan berusaha menyelamatkan Shireen bersama beberapa anak lain yang ikut terlepas dari pegangan akibat kuatnya hantaman air laut. Dalam kondisi tersebut, Shireen sempat mengalami lemas dan kesulitan bernapas setelah cukup banyak menelan air laut.

Menurut Hamidah, situasi tersebut membuat Irfan berada dalam kondisi sulit karena harus menentukan tindakan paling cepat untuk menyelamatkan anak-anak.

“Di situ muka baba linglung banget karena dilema untuk bawa Shireen dulu ke pinggir pantai lebih dulu. Karena saat itu Shireen bilang udah enggak bisa napas dan badannya lemas karena keminum air laut yang cukup banyak,” kata Hamidah.

Beruntung, petugas penjaga pantai atau lifeguard yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan. Dua anak laki-laki yang sempat terseret arus juga berhasil diselamatkan dengan bantuan petugas.

Hamidah mengungkapkan bahwa salah satu anak yang turut mengalami kejadian tersebut diketahui merupakan putra pasangan selebritas Meisya Siregar dan Bebi Romeo.

“Alhamdulillah dua anak lelaki yang sempat hilang pun sigap dibantu lifeguard pantai. Qadarullah ternyata dua anak lelaki itu salah satunya adalah putra Kak Meisya Siregar dan Bebi Romeo,” ungkapnya.

Setelah kejadian tersebut, kondisi Shireen berangsur membaik. Hamidah menyebut putrinya tidak mengalami trauma besar terhadap pantai meski sempat mengalami pengalaman yang menegangkan.

Keluarga juga sempat merasa khawatir mengenai kondisi psikologis Shireen setelah kejadian tersebut. Namun, dengan rasa syukur, Shireen menunjukkan ketangguhan dan tetap memiliki keinginan untuk kembali menikmati suasana pantai.

“Yang khawatir Shireen trauma ga ya sama pantai dan air? Atas izin Allah Shireen ternyata sekuat dari yang kami duga,” ujar Hamidah.

Bahkan, sehari setelah insiden itu, Shireen sempat meminta kembali berlibur ke pantai. Meski demikian, ia masih belum ingin berenang langsung di laut karena pengalaman terkena air asin.

“Besoknya malah mau minta renang dan kalau ditanya pantai, dia bilang mau ke pantai lagi tapi buat sekarang belum mau dulu mandi air laut karena asin banget katanya,” tutur Hamidah.

Di sisi lain, Irfan Farhad justru mengalami dampak emosional setelah kejadian tersebut. Sang ayah disebut mengalami trauma hingga demam tinggi karena merasa bersalah atas insiden yang menimpa putrinya.

“Malah babanya yang semalaman demam tinggi mungkin karena trauma dan merasa bersalah. Shireen malah khawatir liat babanya yang kenapa-kenapa. Tapi besoknya udah pada happy senyum lagi kok jalan-jalan keliling Bali,” jelas Hamidah.

Peristiwa tersebut menjadi pengalaman penting bagi keluarga Hamidah Rachmayanti dan Irfan Farhad mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan ketika mendampingi anak-anak bermain di alam terbuka, khususnya di area yang memiliki risiko seperti pantai.

Hamidah menyampaikan bahwa kejadian tersebut memberikan pelajaran tentang arti rasa syukur, kehati-hatian, serta pentingnya menjaga satu sama lain dalam keluarga.

“Alhamdulillah ‘ala kulli hal. Perjalanan kali ini mengajarkan bahwa tidak semua kenangan lahir dari tawa, ada yang hadir bersama cemas, doa, dan rasa syukur karena akhirnya kami masih bisa terus saling menggenggam. Lebih banyak bersyukur lagi. Lebih harus lebih hati-hati lagi. Kami banyak harus lebih belajar,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News