Katy Perry Dalam Sorotan Penyelidikan Polisi Australia Terkait Dugaan Kasus 2010

Katy Perry Dalam Sorotan Penyelidikan Polisi Australia

Menit.co.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama penyanyi Katy Perry kini resmi memasuki tahap penyelidikan oleh kepolisian di Australia.

Otoritas Kepolisian Victoria mengonfirmasi bahwa mereka sedang menangani laporan dugaan kekerasan seksual yang disebut terjadi di Melbourne pada tahun 2010, dengan proses investigasi yang masih berlangsung hingga saat ini.

Penyelidikan tersebut mulai berjalan setelah aktris Ruby Rose melaporkan pengalamannya kepada pihak berwenang.

Dalam laporan media Australia, peristiwa yang dipersoalkan diduga terjadi di sebuah klub malam yang berada di kawasan pusat bisnis Melbourne, meski detail kejadian belum diungkap secara rinci oleh aparat kepolisian.

Pihak Kepolisian Victoria menegaskan bahwa mereka belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena proses penyelidikan masih aktif.

Seorang perwakilan kepolisian menyampaikan, “Penyelidikan masih berjalan, sehingga belum tepat untuk memberikan komentar lebih jauh saat ini,” pernyataan itu dikutip pada Kamis (16/4/2026).

Nama Katy Perry mulai menjadi sorotan setelah Ruby Rose sebelumnya membagikan pernyataannya melalui platform media sosial Threads.

Dalam unggahannya, Rose mengaku pernah mengalami dugaan pelecehan seksual ketika berada di sebuah klub malam di Melbourne pada masa awal usia 20-an, yang berarti kejadian tersebut terjadi hampir dua dekade lalu.

Ruby Rose kemudian menegaskan bahwa dirinya telah resmi melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya tidak lagi dapat memberikan komentar terbuka terkait detail peristiwa karena proses hukum sudah berjalan.

“Saya sudah menyelesaikan seluruh laporan. Artinya, saya tidak bisa lagi mengomentari atau membahas kasus ini secara publik,” tulis Ruby Rose dalam pernyataannya di media sosial.

Dalam perkembangan ini, pihak Katy Perry melalui perwakilannya dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang beredar. Mereka menyebut klaim tersebut tidak benar dan menilainya sebagai pernyataan yang berbahaya.

Pihak perwakilan juga menggambarkan tuduhan itu sebagai “kebohongan sembrono”, serta menegaskan bahwa klaim serupa sebelumnya juga pernah dibantah oleh pihak lain yang turut disebut dalam pernyataan Ruby Rose.

Hingga saat ini, belum ada keputusan hukum apa pun yang dikeluarkan terkait kasus tersebut.

Kepolisian Victoria masih melanjutkan proses penyelidikan untuk menelaah laporan dan keterangan yang telah diterima, sementara publik menanti perkembangan lebih lanjut dari kasus yang kembali menyeret nama Katy Perry ini di ruang pemberitaan internasional.

Di tengah sorotan media yang terus berkembang, pihak berwenang menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan tanpa intervensi publik sebelum ada hasil resmi dari investigasi.

Kasus ini pun masih berada pada tahap awal, sehingga belum ada kesimpulan atau penetapan tersangka dari pihak kepolisian Australia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Exit mobile version