Menit.co.id – SC Braga memastikan langkah ke babak semifinal Liga Europa 2025/2026 setelah menumbangkan Real Betis dengan skor 4-2 pada leg kedua perempat final yang berlangsung di markas lawan, Kamis (16/4/2026). Laga penuh drama tersebut menjadi panggung kebangkitan tim Portugal, sekaligus menegaskan peran penting penyerang muda mereka, Pau Víctor, dalam momentum kemenangan besar tersebut.
Sejak awal pertandingan, Braga menghadapi tekanan berat dari tuan rumah. Real Betis sempat unggul dan membuat situasi semakin sulit bagi tim tamu. Namun pertandingan berubah arah setelah satu gol Betis dianulir oleh wasit, yang kemudian menjadi titik balik kebangkitan Braga untuk membalikkan keadaan secara meyakinkan hingga menutup laga dengan kemenangan 4-2.
Gol Pembuka dan Momentum Kebangkitan
Dalam laga tersebut, Pau Víctor menjadi pencetak gol pertama Braga yang membuka jalan bagi kebangkitan timnya. Gol tersebut tidak hanya memperkecil tekanan, tetapi juga menghidupkan kembali kepercayaan diri rekan-rekannya di lapangan.
Pertandingan yang berlangsung emosional itu semakin menarik karena situasi sempat menguntungkan Betis sebelum akhirnya berubah drastis. Gol yang dianulir membuat ritme permainan tuan rumah menurun, sementara Braga mulai menemukan pola permainan terbaik mereka dan meningkatkan intensitas serangan.
Dedikasi untuk Penggemar Muda yang Wafat
Selepas pertandingan, Pau Víctor memberikan dedikasi khusus atas kemenangan penting ini untuk seorang penggemar muda bernama Maria Caamaño Múñez, yang meninggal dunia akibat kanker tulang langka pada Kamis pagi. Maria dikenal luas dengan julukan “Prinsia Pejuang Sepak Bola” dan memiliki kedekatan dengan sang pemain sejak tiga tahun lalu, ketika ia masih membela Barcelona.
Dalam pernyataannya, Víctor menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam sekaligus penghormatan terakhir untuk Maria. Ia menyebut bahwa kemenangan ini dipersembahkan khusus untuk sang penggemar yang selama ini dikenal sebagai sosok kuat dalam perjuangannya melawan penyakit.
Ia mengatakan bahwa Maria adalah sosok luar biasa yang mengajarkan arti perjuangan. “Kemenangan ini saya persembahkan untuk seseorang yang sudah tidak bersama kita, Maria. Ia telah lama berjuang melawan kanker anak. Saya mengenalnya sejak tiga tahun lalu, dia anak yang luar biasa dan menunjukkan semangat juang yang harus kita teladani. Di mana pun dia berada, kemenangan ini juga untuknya,” ungkap Pau Víctor dengan penuh emosi.
Respons atas Laga dan Target Semifinal
Selain momen emosional tersebut, Pau Víctor juga mengungkapkan rasa gembira atas keberhasilan timnya menembus babak empat besar Liga Europa. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras tim dan menjadi langkah penting menuju target yang lebih besar.
Menurutnya, bermain di semifinal merupakan pencapaian luar biasa, namun ambisi tim belum berhenti di situ. Braga, kata dia, tetap bertekad melaju hingga partai final.
“Ini hari yang luar biasa bagi kami semua. Bisa berada di semifinal adalah sesuatu yang sangat istimewa. Kami akan memberikan segalanya, kami ingin mencapai final dan akan terus berjuang sampai akhir,” ujar Pau Víctor.
Analisis Jalannya Pertandingan
Dalam evaluasinya terhadap pertandingan, penyerang asal Spanyol tersebut mengakui bahwa Braga sempat berada dalam tekanan besar saat tertinggal. Situasi semakin sulit ketika Betis mendominasi dan mencetak gol tambahan, meskipun kemudian dianulir oleh wasit.
Ia menyebut momen tersebut sebagai titik balik yang mengubah jalannya pertandingan. Setelah gol Betis dibatalkan, Braga mulai mampu mengontrol tempo permainan dan menciptakan lebih banyak peluang hingga akhirnya berhasil mencetak gol tambahan.
“Ketika mereka mencetak gol ketiga, situasinya sangat sulit bagi kami. Kami tidak memulai pertandingan dengan baik, mereka memberikan tekanan besar dan mendominasi. Namun setelah gol itu dianulir, kami mulai bermain lebih baik, mencetak gol, dan membalikkan keadaan,” jelas Pau Víctor.
Efektivitas Menjadi Kunci Kemenangan
Selain aspek mental dan momentum, efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor penting kemenangan Braga. Meskipun tidak selalu mendominasi jumlah peluang, tim asal Portugal tersebut mampu memaksimalkan kesempatan yang ada menjadi gol.
Pau Víctor menilai bahwa keberuntungan juga berperan dalam hasil akhir pertandingan, terutama dibandingkan beberapa laga sebelumnya ketika timnya kesulitan mencetak gol meski menciptakan banyak peluang.
“Setiap pertandingan berbeda. Ada laga di mana kami bisa melepaskan banyak tembakan tapi tidak mencetak gol. Hari ini justru sebaliknya, kami tidak terlalu banyak peluang tetapi bisa lebih efektif dalam mencetak gol,” katanya.
Ambisi dan Mentalitas Jangka Panjang
Di akhir pernyataannya, pemain berusia 24 tahun itu menegaskan filosofi tim yang selalu fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi kunci utama Braga bisa melangkah sejauh ini di kompetisi Eropa.
Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa Braga mampu bersaing dengan siapa pun di turnamen ini, selama mereka tetap menjaga konsistensi dan mentalitas yang kuat.
“Saya datang ke Braga dengan ambisi besar. Kuncinya adalah menjalani satu pertandingan demi satu pertandingan, tanpa terlalu jauh memikirkan hasil akhir. Kami percaya bisa mengalahkan siapa pun, dan mimpi ini masih berlanjut,” tutup Pau Víctor.
Dengan kemenangan dramatis ini, Braga tidak hanya melanjutkan perjalanan mereka di Liga Europa, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa mereka adalah salah satu kandidat serius di kompetisi musim ini, dengan Pau Víctor menjadi salah satu figur sentral dalam perjalanan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













