Menit.co.id – Kawasan wisata Puncak Bogor kembali menjadi magnet utama bagi masyarakat yang memanfaatkan libur panjang akhir pekan Hari Buruh tahun ini.
Lonjakan wisatawan yang datang dari berbagai daerah menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama menuju kawasan tersebut mengalami kepadatan signifikan sejak awal periode libur.
Pada Sabtu (2/5), kemacetan parah terlihat di sekitar Simpang Gadog, Kabupaten Bogor.
Sejumlah pengendara mengaku terjebak antrean kendaraan sepanjang kurang lebih dua kilometer yang mengular dari exit Tol Jagorawi hingga kawasan Simpang Gadog, Kecamatan Megamendung.
Salah satu wisatawan asal Depok, Anggara Saputra, mengungkapkan bahwa perjalanan yang biasanya relatif singkat menjadi jauh lebih lama akibat kondisi lalu lintas tersebut.
“Perjalanan jadi lebih dari dua jam karena macet panjang,” ujarnya seperti dikutip dari Kumparan.
Anggara menjelaskan bahwa perjalanannya menuju kawasan Puncak Bogor tidak hanya untuk berwisata, tetapi juga sekaligus mengunjungi keluarganya yang tinggal di daerah tersebut.
Momentum libur panjang dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga.
“Momentum libur panjang ini sekalian untuk kumpul keluarga,” tambahnya.
Kepadatan kendaraan sebenarnya sudah mulai terjadi sejak Jumat (1/5). Data dari Satlantas Polres Bogor mencatat lonjakan signifikan jumlah kendaraan yang masuk ke jalur wisata.
Pada pagi hingga menjelang siang, tercatat sekitar 13 ribu kendaraan melintas menuju kawasan tersebut, sebelum akhirnya meningkat tajam menjadi sekitar 20 ribu kendaraan pada siang hari.
Kondisi ini membuat aparat kepolisian harus menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way dari arah Jakarta menuju kawasan wisata untuk mengurai kepadatan yang terjadi.
Pihak kepolisian juga memperkirakan volume kendaraan masih akan terus meningkat selama periode long weekend berlangsung, seiring tingginya minat masyarakat berkunjung ke Puncak Bogor.
KBO Lantas Polres Bogor, Ardian Novianto, menyebutkan bahwa lonjakan kendaraan diprediksi belum akan mereda dalam waktu dekat.
“Volume kendaraan meningkat cukup signifikan, dan diprediksi masih akan terus bertambah dalam dua hari ke depan,” ujar Ardian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













