Menit.co.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan akan memperkuat pengawasan agar program prioritas pemerintah tersebut berjalan sesuai aturan dan terbebas dari praktik penyalahgunaan kewenangan.
Sudaryono juga memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan namanya untuk kepentingan tertentu.
Ia meminta masyarakat berhati-hati terhadap pihak yang mengaku memiliki hubungan dekat dengannya, baik sebagai keluarga, sahabat, rekan, maupun pihak lain yang pernah mengenalnya.
“Saya di momen kesempatan yang baik ini dan diliput oleh seluruh media ingin menyampaikan bahwa, dengan menjadi kepala ini, tentu ini suatu tanggung jawab dan saya ingin menggunakan media ini untuk menekankan kepada publik bahwa saya memiliki keluarga, sahabat, saya memiliki teman, rekan, siapa pun itu termasuk alumni dan seterusnya,” ujar Sudaryono di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Ia menegaskan tidak ada pihak yang mendapat kewenangan untuk menawarkan layanan khusus dengan imbalan tertentu hanya dengan mengatasnamakan dirinya. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan yang tidak dapat dibenarkan dalam pelaksanaan program MBG.
“Dan saya ingin menyampaikan bahwa saya sebagai kepala ini, kalau nantinya ada orang misalnya menawarkan jasa, barangkali dengan imbalan, ngaku-ngaku orang saya, keluarga saya, sahabat saya, teman saya, alumni bersama saya dan lain-lain, yang dirasa tidak sesuai, saya pastikan itu tidak benar,” katanya.
Sudaryono meminta masyarakat maupun pihak terkait untuk melaporkan apabila menemukan praktik yang mencatut namanya kepada aparat berwenang. Ia memastikan pemerintah serius dalam menangani berbagai bentuk pelanggaran yang dapat menghambat pelaksanaan program.
“Dan saya minta kepada yang bersangkutan misalnya itu dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Karena kita betul-betul serius untuk menangani perkara ini,” lanjutnya.
Mantan Wakil Menteri Pertanian tersebut menyampaikan bahwa seluruh persoalan yang berada di lingkungan BGN akan diselesaikan melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku. Ia menegaskan tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada pihak tertentu dalam proses pembenahan tata kelola lembaga tersebut.
Sudaryono juga meminta pengertian dari keluarga, sahabat, maupun pihak yang memiliki hubungan dengannya agar seluruh urusan pekerjaan tetap berjalan berdasarkan sistem yang telah ditetapkan.
“Selain itu, saya juga ingin menyampaikan kepada seluruh sahabat keluarga dan rekan yang mengenal saya dan saya juga mengenalnya, yang mencintai saya dan saya juga mencintainya, minta maaf mungkin saya tidak kemudian memberikan atensi khusus atau tidak memberikan semacam prioritas kalau yang dibahas adalah seputar pekerjaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelesaian berbagai persoalan di BGN harus dilakukan secara profesional, termasuk dalam proses tindak lanjut maupun pengambilan keputusan.
“Saya ingin penyelesaian masalah, saya ingin menyelesaikan persoalan, follow up dan lain-lain dilaksanakan sesuai mekanisme sistem,” kata Sudaryono.
Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono turut menyoroti potensi praktik ilegal yang kerap terjadi melalui pendekatan personal atau hubungan kedekatan dengan pejabat pemerintah.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, setiap pembahasan terkait pelaksanaan program MBG tidak boleh dilakukan melalui jalur informal yang tertutup, melainkan harus mengutamakan transparansi.
“Jadi kita bukan lagi trust in person, kemudian kita bicara di ruang-ruang yang remang-remang yang gelap, di private room di restoran, tapi segala sesuatu harus dibahas di ruang-ruang yang terang dan transparan dan dilihat orang. Saya kira penting untuk saya sampaikan,” tuturnya.
Dengan penegasan tersebut, Sudaryono memastikan BGN akan menjalankan program MBG melalui sistem yang jelas, terbuka, dan sesuai ketentuan agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat secara optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News











