Pencarian Korban Loncat dari Kapal Dumai Line di Selat Meranti Masih Berlanjut

Pencarian Korban Loncat dari Kapal Dumai Line di Selat Meranti Masih Berlanjut

Menit.co.id – Tim Search and Rescue (SAR) Basarnas Pekanbaru hingga kini masih berupaya keras menemukan seorang pria yang dilaporkan hilang setelah diduga melompat dari kapal Dumai Line di perairan Selat Meranti, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Peristiwa yang menggemparkan warga setempat tersebut terjadi pada Sabtu, 10 April 2026, dan hingga Minggu (11/4/2026), korban bernama Nasri (32) tersebut belum berhasil ditemukan.

Korban yang diketahui merupakan warga Kabupaten Kepulauan Meranti ini dilaporkan melompat dari kapal penumpang saat pelayaran berlangsung. Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, kepada awak media menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan resmi dari kapten kapal pada pukul 16.30 WIB. Laporan tersebut memuat informasi adanya penumpang yang melakukan tindakan membahayakan diri dengan cara melompat ke laut.

“Kami menerima informasi dari kapten kapal Dumai Line terkait adanya orang yang diduga melompat dari kapal yang sedang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Buton menuju Tanjung Balai Karimun,” ungkap Budi Cahyadi dalam keterangannya, Minggu (11/4/2026).

Respons Cepat Tim SAR

Menindaklanjuti laporan darurat tersebut, Basarnas Pekanbaru langsung mengambil langkah cepat dengan mengerahkan tim dari Unit Siaga SAR Meranti. Sebanyak tujuh personel rescuer profesional segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan rescue lengkap untuk memaksimalkan upaya pencarian.

Budi Cahyadi merinci bahwa lokasi pencarian berjarak sekitar 12 nautical mile dari titik awal dengan heading atau arah 111 derajat. Koordinat tersebut menjadi patokan utama tim SAR dalam menyisir perairan Selat Meranti yang cukup luas. Kondisi cuaca dan arus laut menjadi pertimbangan penting dalam operasi penyelamatan kali ini.

Setibanya di lokasi kejadian, tim SAR langsung melakukan pencarian intensif di sekitar titik yang diduga menjadi tempat korban terjatuh ke laut. Metode pencarian dilakukan secara sistematis dengan menyisir area-area yang kemungkinan besar menjadi lokasi korban mengapung atau terseret arus. Namun demikian, hingga malam hari tiba, upaya pencarian tersebut belum membuahkan hasil.

Strategi Pencarian Diperpanjang

Mengingat kondisi visual yang semakin terbatas akibat gelapnya malam, tim SAR terpaksa menghentikan sementara operasi pencarian. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel serta efektivitas pencarian itu sendiri. Rencananya, pencarian akan dilanjutkan pada hari berikutnya, Senin (12/4/2026), dengan metode yang akan disesuaikan berdasarkan kondisi lapangan dan perkembangan terbaru.

“Jika korban berhasil ditemukan, kami akan segera mengevakuasinya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” tambah Budi Cahyadi, menegaskan komitmen penuh tim SAR dalam misi kemanusiaan ini.

Imbauan Keselamatan

Dalam kesempatan yang sama, Basarnas juga mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan selama operasi berlangsung. Koordinasi yang baik antara tim SAR, pihak keluarga korban,以及 masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan misi pencarian ini.

Peristiwa ini kembali mengingatkan betapa pentinya kesadaran keselamatan bagi setiap penumpang transportasi laut. Kapal Dumai Line sebagai salah satu moda transportasi vital yang menghubungkan berbagai wilayah di pesisir Riau dan Kepri tentunya memiliki standar keselamatan yang harus dipatuhi oleh seluruh penumpangnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR Basarnas Pekanbaru bersama Unit Siaga SAR Meranti terus berkoordinasi untuk menentukan strategi pencarian optimal pada hari berikutnya. Harapan agar Nasri dapat ditemukan dalam keadaan hidup masih menjadi doa bersama keluarga dan masyarakat Kepulauan Meranti.

Pihak keluarga korban yang tengah dilanda kekhawatiran berharap dukungan dari semua pihak agar proses pencarian dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik. Informasi terkini mengenai perkembangan operasi SAR ini akan terus disampaikan oleh Basarnas Pekanbaru kepada publik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Exit mobile version